Senin, 19 Februari 2018

Appa

Aku gak yakin ini apa. Tapi rasanya aku ngejar sesuatu sebelum jam 8. Waktu itu jam 6.30. Jadi aku berangkat diantar mas Fendi sama Mamah. Mungkin ada Jeven sama Farel juga, tapi aku gak begitu ingat kehadiran mereka. 

Jam 6.45

Tas dan jaketku ketinggalan. Aku ingat sudah mengambilnya dari Papah tapi tertinggal gara-gara ada chat masuk kemudian sibuk membalasnya. Kita berhenti di tengah jalan. Nunggu Papah antarkan tas dan jaketku. Sepertinya waktunya tidak cukup kalau kita yang kembali sendiri. Jadi kita menunggu.

Saat menunggu, ada perasaan yang aneh. Cemas? Takut? Aku tidak yakin.

Perasaan itu masih tertinggal hingga saat aku terbangun. Dan aku bahkan ingat sedetail ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar